Nulis 5 Artikel per Minggu dengan AI, Ini Workflow Saya

AI writing workflow content creation abstract

Saya nulis 5 artikel per minggu buat teknologinow.com. Sendiri. Tanpa tim konten, tanpa editor, tanpa asisten. Kedengerannya gila? Mungkin. Tapi saya udah jalanin ini selama 3 bulan terakhir, dari Maret 2026 sampe sekarang, dan hasilnya: 60+ artikel terbit, traffic naik 3x lipat, dan saya masih punya waktu buat ngurusin hal lain.

Rahasianya? Bukan kerja lebih keras. Tapi kerja lebih pintar pake AI.

Bukan, ini bukan artikel “AI bakal gantiin content writer” clickbait. Ini workflow konkret yang saya pake tiap hari, dari riset topik, drafting, sampe publish ke WordPress. Semua tools yang saya pake gratis atau punya free tier yang usable.

Saya bakal breakdown step-by-step. Termasuk angka-angka: berapa menit per step, berapa biaya per artikel, dan berapa banyak yang bisa di-automate vs yang masih perlu tangan manusia.

Read more

Cursor Rilis Aplikasi iOS — Coding dari HP Jadi Kenyataan

Cursor iOS mobile coding app abstract

Bayangkan Anda lagi di perjalanan, tiba-tiba ingat ada bug yang harus diperbaiki. Biasanya harus nunggu sampai buka laptop. Tapi sekarang, Cursor — salah satu AI coding editor paling populer — baru aja rilis aplikasi iOS yang bikin Anda bisa ngelola AI coding agent langsung dari iPhone.

Ini bukan sekadar “notifikasi doang”. Cursor Mobile App for iOS, yang rilis 29 Juni 2026 dalam public beta, punya fitur yang cukup bikin developer melirik. Bukan buat nulis kode dari HP — itu tetap kerjaan laptop — tapi buat ngontrol, monitor, dan ngelola AI agent yang kerja buat Anda.

Read more

Memahami Implementasi: Dari LLD ke Kode Beneran yang Siap Produksi 2026

Memahami Implementasi: Dari LLD ke Kode Beneran yang Siap Produksi 2026 Memahami Implementasi: Dari LLD ke Kode Beneran yang Siap Produksi 2026 Series: Memahami SDLC — Part 6 dari 10 Lima artikel sebelumnya kita udah bahas BRD (masalah bisnis), PRD (fitur yang akan dibangun), SRS (spesifikasi teknis), HLD (arsitektur sistem), dan LLD (rancangan detail). Sekarang … Read more

Memahami HLD: Cetak Biru Arsitektur yang Bikin Tim Gak Saling Nabrak

Memahami HLD: Cetak Biru Arsitektur yang Bikin Tim Gak Saling Nabrak Series: Memahami SDLC — Part 4 dari 10 Tiga artikel sebelumnya kita udah bahas BRD (masalah bisnis), PRD (fitur yang harus dibangun), dan SRS (spesifikasi teknis detail). Sekarang kita naik ke level arsitektur: HLD — High-Level Design. Kalau SRS bicara soal gimana cara ngukur … Read more

Memahami SRS: Spesifikasi Teknis yang Bikin Developer Gak Bikin Fitur Ngawur

Memahami SRS: Spesifikasi Teknis yang Bikin Developer Gak Bikin Fitur Ngawur Series: Memahami SDLC — Part 3 dari 10 Dua artikel sebelumnya kita udah bahas BRD (apa yang bisnis mau) dan PRD (fitur apa yang harus dibangun). Sekarang waktunya turun ke level yang paling dekat sama developer: SRS — Software Requirements Specification. Kalau BRD buat … Read more

MCP: Protokol yang Bikin AI Agent Bisa Ngapa-ngapain (Dan Kenapa Anda Harus Peduli)

MCP: Protokol yang Bikin AI Agent Bisa Ngapa-ngapain (Dan Kenapa Anda Harus Peduli) May 27, 2026 · 5 min read Anda mungkin udah dengar istilah MCP belakangan ini. Muncul di mana-mana — update Claude Code, blog teknis, bahkan tools AI lokal mulai ngomongin. Tapi apa sih sebenernya? Singkatnya: MCP adalah protokol standar yang bikin AI … Read more

AI Agent Mulai Gantikan Developer Junior: Developer Indonesia Harus Siap Apa?

AI Agent Mulai Gantikan Developer Junior: Developer Indonesia Harus Siap Apa? Gue gak akan sugarcoat ini: entry-level developer jobs lagi di ujung tanduk. Bukan gue yang ngomong — data dan tren industri yang ngomong. Devin (Cognition AI), Claude Code (Anthropic), GitHub Copilot agent mode, OpenAI Codex CLI — tools ini sekarang bisa ngerjain task yang … Read more