Google Gemini 2.5 Flash Rilis — Developer Indonesia Harus Siap Apa?
Google baru saja rilis Gemini 2.5 Flash minggu ini, dan ini bukan update biasa. Model “Flash” ini diklaim 3x lebih cepat dari Gemini 2.0 Pro, dengan harga 60% lebih murah. Buat developer Indonesia yang selama ini bergantung ke API berbayar, ini bisa jadi game changer.
Tapi ada catch-nya. Google juga ubah pricing model, deprecate beberapa endpoint lama, dan perkenalkan quota system baru yang bisa bikin startup kena surprise bill kalau gak siap. Artikel ini bahas apa yang berubah, kenapa ini penting buat ekosistem developer Indonesia, dan langkah konkret yang harus diambil sebelum migrasi.
Saya udah test Gemini 2.5 Flash API selama 3 hari, bandingin dengan Gemini 2.0 Pro dan beberapa competitor (Claude Haiku, GPT-4o-mini). Ini breakdown lengkapnya — dari performa, pricing, sampai migration checklist yang bisa langsung dipake.