Buat yang masih setia pakai earphone kabel dan kesal karena HP flagship udah pada ninggalin jack 3,5mm — kabar baik datang dari Motorola.
Moto G77 Power, smartphone mid-range terbaru mereka, dikabarkan bakal membawa kembali port jack audio 3,5mm. Di tengah tren industri yang makin meninggalkan fitur ini, keputusan Motorola terasa seperti angin segar buat segelintir pengguna yang masih punya koleksi earphone kabel.
Tapi tentu bukan cuma jack audio yang ditawarkan. Seri G Power selama ini dikenal dengan baterai jumbo dan harga terjangkau. Lantas, apakah Moto G77 Power layak masuk daftar incaran kamu di 2026? Yuk kita bedah.
Sebelum lanjut, penting untuk memahami konteks: Motorola sudah beberapa tahun tidak terlalu agresif di pasar Indonesia. Tapi dengan kehadiran Moto G77 Power yang membawa kembali jack 3,5mm, sepertinya mereka ingin merebut segmen pengguna yang merasa diabaikan oleh brand lain. Apakah strategi ini akan berhasil? Mari kita lihat dari berbagai sisi.
Jack 3,5mm — Kenapa Masih Penting di 2026?
Mungkin kamu bertanya, “di era TWS semurah ini, kenapa masih ada yang peduli jack audio?” Jawabannya: kualitas suara dan latency.
Earphone kabel punya keunggulan yang sampai sekarang belum bisa ditandingi TWS di harga yang sama. Headphone Jack Kembali Dicari: 5 HP Android Terbaik 2026 — artikel kami sebelumnya sempat membahas fenomena ini. Banyak pengguna yang sadar bahwa koneksi kabel masih lebih stabil buat gaming (no latency), dan kualitas audio lossless cuma bisa dinikmati maksimal lewat kabel.
Belum lagi soal durabilitas. Earphone kabel 100 ribuan bisa bertahan bertahun-tahun. TWS 200 ribuan? Baterainya drop dalam setahun. Ini pertimbangan penting buat kamu yang ingin gadget awet tanpa harus ganti tiap tahun.
Spesifikasi Moto G77 Power — Baterai Besar, Performa Cukup
Dari bocoran yang beredar, Moto G77 Power bakal mengusung:
- Prosesor: MediaTek Helio G-series atau Snapdragon 4-series (kelas mid-range)
- Baterai: 6.000 mAh — standar seri G Power
- Layar: IPS LCD 6,6 inci, refresh rate 90Hz atau 120Hz
- Jack 3,5mm: Ada
- Speaker stereo: Kemungkinan ada
- Harga estimasi: Rp 2-3 jutaan
Spesifikasinya memang bukan flagship. Tapi untuk segmen mid-range, kombinasi baterai 6.000 mAh + jack audio 3,5mm + harga 2 jutaan adalah value proposition yang susah ditolak. HP Baterai 8.000 mAh Paling Murah 2026 memang banyak, tapi Moto G77 Power menawarkan keseimbangan antara kapasitas baterai dan fitur audio yang langka.
Mengapa Jack 3,5mm Mulai Langka?
Tren menghilangkan jack 3,5mm dimulai sejak Apple iPhone 7 pada 2016. Alasannya klasik: membuat HP lebih tipis, lebih tahan air, dan mendorong adopsi TWS (earphone nirkabel). Sejak itu, hampir semua brand flagship ikut-ikutan.
Tapi yang menarik, dalam beberapa tahun terakhir justru ada gerakan balik. Pengguna mulai sadar bahwa TWS punya kelemahan signifikan:
- Baterai terbatas — TWS rata-rata cuma tahan 4-6 jam, sementara earphone kabel tidak perlu di-charge sama sekali
- Latency — buat gaming, delay 100-200ms dari TWS bikin pengalaman kurang maksimal
- Kualitas suara — di harga yang sama, earphone kabel selalu menang soal detail audio
- Limbah elektronik — TWS yang baterainya rusak jadi e-waste, earphone kabel bisa dipakai bertahun-tahun
- Hilang — satu earbud ilang, beli lagi satu set. Earphone kabel? Paling kabelnya putus, tinggal solder atau ganti kabel
Motorola, dengan Moto G77 Power, sepertinya membaca tren ini dan memutuskan untuk memberikan opsi yang lebih fleksibel.
Siapa Target Pasar Moto G77 Power?
Motorola jelas tidak menyasar pengguna flagship dengan HP ini. Mereka tahu ada segmen pasar yang:
- Masih punya earphone kabel favorit — dan males beli TWS cuma karena HP baru tidak punya jack
- Butuh baterai tahan seharian penuh — 6.000 mAh bisa buat 2 hari pemakaian normal
- Anggaran terbatas — 2-3 jutaan adalah sweet spot pasar Indonesia
- Gamer mobile — latency rendah dari kabel lebih penting daripada “freedom” TWS
Ini strategi yang cerdik. Sementara brand lain berlomba menghilangkan jack 3,5mm demi “water resistance” atau “lebih tipis”, Motorola justru menjadikannya fitur pembeda.
Perbandingan dengan Kompetitor di Kelas yang Sama
Di harga Rp 2-3 jutaan, Moto G77 Power bakal bersaing dengan:
- Samsung Galaxy A-series — sudah lama tidak punya jack 3,5mm di model terbaru
- Xiaomi Redmi Note series — beberapa model masih ada jack, tapi baterainya lebih kecil (5.000 mAh)
- Infinix Hot series — masih ada jack 3,5mm, tapi build quality dan software update kalah dari Motorola
- POCO series — fokus ke performa, jack 3,5mm kadang ada kadang tidak
Dari perbandingan ini, Moto G77 Power punya keunggulan unik: kombinasi jack 3,5mm + baterai 6.000 mAh + harga 2-3 jutaan. Tidak ada kompetitor yang menawarkan ketiganya sekaligus di kelas yang sama.
Dampak ke Pengguna Indonesia
Pasar Indonesia masih punya basis pengguna earphone kabel yang besar. Kenapa? Pertama, harga TWS yang berkualitas masih relatif mahal (Rp 300-500 ribuan untuk yang latency rendah). Kedua, banyak pengguna yang sudah punya koleksi earphone kabel dan tidak mau beli TWS cuma karena HP baru tidak punya jack.
Ketiga, soal durabilitas. Di Indonesia yang tropis dan lembap, TWS rentan rusak karena keringat dan debu. Earphone kabel? Paling kabelnya putus — dan itu bisa diperbaiki.
Kehadiran Moto G77 Power jadi opsi menarik buat segmen ini. Apalagi kalau Motorola serius memasarkannya di Indonesia dengan harga kompetitif.
Jack 3,5mm vs TWS — Mana yang Lebih Cocok buat Kamu?
Kalau kamu masih bingung, coba tanya diri sendiri:
- Sering gaming mobile? — Pilih yang ada jack 3,5mm. Latency TWS di harga 2-3 jutaan masih terasa.
- Sering dengerin musik sambil charging? — Ini kelemahan jack 3,5mm. TWS lebih praktis.
- Anggaran terbatas? — Earphone kabel 150 ribuan suaranya bisa setara TWS 500 ribuan.
- Olahraga atau lari? — TWS jelas lebih praktis. Tapi ada earphone kabel model hook yang tetap aman.
Tidak ada jawaban mutlak. Tapi punya pilihan itu penting — dan Moto G77 Power memberikan pilihan itu.
Kesimpulan — Layak Ditunggu?
Moto G77 Power bukan HP spek gila yang bikin kamu iri. Tapi buat segmen pengguna yang masih menghargai jack 3,5mm dan butuh baterai besar dengan harga terjangkau, ini bisa jadi pilihan terbaik di 2026.
Motorola membuktikan bahwa kadang, langkah mundur adalah langkah maju. Di tengah industri yang makin “berani” menghilangkan port, kehadiran jack 3,5mm justru jadi fitur premium.
Yang jelas, saya pribadi senang masih ada brand yang dengerin suara pengguna setia earphone kabel. Semoga Moto G77 Power benar-benar rilis di Indonesia — dan harganya tetap ramah kantong.
Discover more from Teknologinow
Subscribe to get the latest posts sent to your email.