Di tahun 2026, perusahaan besar kini tidak lagi hanya menjalankan satu atau dua model machine learning. Mereka menjalankan ratusan, bahkan ribuan model. Di sinilah ModelOps (Model Operations) menjadi pemain kunci untuk tata kelola (governance), kepatuhan (compliance), dan efisiensi biaya.
Apa Perbedaan Mendasar ModelOps vs MLOps?
- MLOps: Berfokus pada aspek teknis—bagaimana membangun dan melatih model secara otomatis.
- ModelOps: Berfokus pada aspek manajerial—bagaimana memastikan model mematuhi regulasi dan memberikan nilai bisnis sepanjang siklus hidupnya.
Tantangan ModelOps di Era Agentic AI
1. AI Governance & Kepatuhan
ModelOps menyediakan jalur audit (audit trail) yang transparan untuk setiap keputusan AI, krusial bagi kepatuhan terhadap regulasi PDP di Indonesia.
2. Efisiensi Biaya (FinOps untuk AI)
ModelOps bertugas melakukan orkestrasi: model mana yang harus berjalan di Cloud dan mana yang bisa dipindahkan ke infrastruktur lokal (Local AI) untuk menghemat biaya.
Kesimpulan
ModelOps adalah jembatan antara kapabilitas teknis AI dengan realitas bisnis. Perusahaan yang menang bukan lagi yang punya model paling canggih, tapi yang paling ahli dalam mengelola ribuan modelnya secara aman dan hemat biaya.
Siapkan Perangkat Operasional IT Anda
- Monitor Ultrawide untuk Monitoring Dashboard: Cek Harga di Shopee
- NAS Enterprise untuk Penyimpanan Model Registry: Cek Harga di Shopee
Penulis: Team TN
Editor: Onix
Discover more from teknologi now
Subscribe to get the latest posts sent to your email.