Google kembali mengguncang industri kreatif dengan memperkenalkan Nano Banana 2 (atau secara teknis dikenal sebagai bagian dari ekosistem Gemini 3.1 Flash Image). Jika versi sebelumnya sudah membuat kita kagum, Nano Banana 2 membawa satu fitur yang selama ini menjadi “mimpi buruk” para kreator AI: Subject Consistency.

Kini, membuat komik, storyboard, atau konten branding dengan karakter yang sama di berbagai pose dan latar bukan lagi hal yang sulit.

Kenapa Nano Banana 2 Jadi Game Changer?

Ada tiga pilar utama yang membuat model ini jauh mengungguli kompetitornya saat ini:

1. Subject Consistency (Multi-Karakter):
Tidak seperti model lain yang seringkali mengubah wajah atau detail pakaian saat subjek berpindah latar, Nano Banana 2 mampu menjaga konsistensi hingga 5 karakter berbeda secara bersamaan. Artinya, Anda bisa membuat adegan romansa atau pertarungan grup tanpa takut wajah jagoan Anda tiba-tiba berubah.

2. Kualitas Produksi 4K & Sinematik:
Gambar yang dihasilkan bukan sekadar “bagus”, tapi memiliki kedalaman warna dan tekstur sekelas produksi film. Pencahayaan dinamisnya sangat akurat, membuat objek AI terlihat menyatu sempurna dengan lingkungannya.

3. Grounding dengan World Knowledge:
Karena terintegrasi dengan Gemini, model ini memiliki pemahaman konteks dunia nyata yang luar biasa. Jika Anda memintanya menggambar “monumen bersejarah di Jakarta tahun 1945”, ia tidak hanya berimajinasi, tapi menggunakan data sejarah untuk akurasi visual.

Keamanan dan Etika: Perlindungan SynthID

Google tidak main-main soal keamanan. Setiap gambar yang dihasilkan oleh Nano Banana 2 secara otomatis ditanami SynthID dan metadata C2PA. Ini adalah tanda air (watermark) digital yang tidak terlihat oleh mata manusia namun bisa dideteksi oleh sistem, guna memastikan transparansi bahwa konten tersebut adalah buatan AI.

Kapan Bisa Dicoba?

Nano Banana 2 mulai digulirkan secara bertahap melalui Google AI Studio dan bagi para pelanggan Vertex AI. Bagi para pengguna umum, fitur-fitur ini diperkirakan akan segera hadir di aplikasi Gemini versi Pro dalam beberapa minggu mendatang.

Rekomendasi Redaksi:
Menghasilkan karya AI visual kelas atas tentu membutuhkan layar dengan akurasi warna tinggi.

Nano Banana 2 membuktikan bahwa batas antara imajinasi dan realitas visual semakin tipis. Apakah Anda siap bereksperimen dengan asisten kreatif terbaru dari Google ini?


Source: Google DeepMind Technical Blog (Feb 2026).
By: Tim Redaksi TeknologiNow


Discover more from teknologi now

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from teknologi now

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading